Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) – Cara Baru Meningkatkan Kualitas Budidaya Ikan di Indonesia

Publish On March 27, 2023

Cara Baru Meningkatkan Kualitas Budidaya Ikan di Indonesia

Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) adalah sebuah sistem budidaya ikan yang mampu meningkatkan kualitas air dalam kolam sehingga ikan dapat tumbuh dengan sehat dan cepat. RAS juga membantu petani ikan menghemat biaya dan waktu dalam melakukan perawatan kolam ikan. Dalam artikel ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang teknologi RAS dan bagaimana cara kerjanya.

Apa itu Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS)?

RAS adalah sebuah teknologi budidaya ikan modern yang menggunakan sistem sirkulasi air untuk menjaga kualitas air di dalam kolam agar tetap stabil. Teknologi ini memungkinkan petani ikan untuk mengontrol kualitas air di dalam kolam ikan secara lebih efektif dan efisien.

Dalam sistem RAS, air dalam kolam akan disaring dan dibersihkan melalui beberapa tahap filtrasi sebelum kembali ke kolam. Proses filtrasi ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan bahan organik dari air sehingga ikan dapat hidup di dalam kolam yang bersih dan sehat.

Bagaimana Cara Kerja Teknologi RAS?

Teknologi RAS bekerja dengan mengalirkan air dari kolam ikan ke dalam sistem filtrasi. Di dalam sistem filtrasi, air akan melewati beberapa tahap filtrasi, seperti pre-filter, mekanik filter, biologis filter, dan UV sterilizer. Setelah melalui tahap-tahap tersebut, air akan kembali ke kolam ikan dalam keadaan yang lebih bersih.

Proses sirkulasi air ini memungkinkan ikan untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini juga meminimalkan risiko infeksi atau penyakit pada ikan, sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Keuntungan Teknologi RAS

Sistem budidaya ikan RAS memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan metode tradisional. Beberapa keuntungan tersebut antara lain:

1. Kualitas Air yang Lebih Baik

Dalam sistem RAS, kualitas air di dalam kolam ikan akan selalu terjaga karena air akan terus disirkulasikan dan difiltrasi. Hal ini akan mengurangi risiko terjadinya infeksi atau penyakit pada ikan.

2. Menghemat Biaya dan Waktu

Dalam metode budidaya ikan tradisional, petani ikan harus sering mengganti air kolam untuk menjaga kualitas air. Hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar dan waktu yang banyak. Dalam sistem RAS, air dalam kolam dapat terus digunakan dan hanya perlu diisi ulang jika terjadi penguapan atau kehilangan air.

3. Meningkatkan Produksi Ikan

Dengan kualitas air yang lebih baik dan risiko penyakit yang lebih rendah, ikan dalam kolam RAS dapat tumbuh lebih cepat dan sehat. Hal ini akan meningkatkan produksi ikan dalam satu waktu panen.

Baca juga : Menggenjot Produktivitas Ikan Nila Dengan Sistem RAS

Kesimpulan

Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) adalah sebuah sistem budidaya ikan modern yang mampu meningkatkan kualitas air di dalam kolam ikan. Dengan menggunakan sistem filtrasi, RAS memungkinkan petani ikan untuk mengontrol kualitas air di dalam kolam ikan secara lebih efektif dan efisien. Dan kami di Agroqu juga menggunakan sistem RAS.

Dalam sistem RAS, air dalam kolam ikan akan disaring dan dibersihkan melalui beberapa tahap filtrasi sebelum kembali ke kolam. Proses sirkulasi air ini membantu ikan untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

k

Silakan tinggalkan komentar:

Artikel lainnya dari Agroqu:

Share This