Tips Memilih Jenis Kolam yang Tepat dalam Budidaya Ikan Nila

Publish On April 4, 2023

Kolam bioflok

Untuk sukses dalam budidaya ikan nila, kolam yang digunakan memiliki peran penting. Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan, seperti batas minimum dan maksimum kedalaman kolam serta padat tebar nila yang sesuai dengan ukuran kolam. Produksi ikan nila terus meningkat sejak tahun 2015, seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar. Selain pasar tradisional, restoran, dan rumah tangga juga dapat menjadi target pasar bagi pembudidaya. Namun, sebelum memikirkan pasar, penting bagi pembudidaya untuk memilih jenis kolam yang tepat untuk ikan nila.

Ada empat jenis kolam ikan nila yang dapat digunakan untuk budidaya, yaitu kolam terpal, kolam tanah, kolam beton, dan kolam bioflok. Pembudidaya perlu memperhatikan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis kolam sebelum memutuskan jenis kolam yang akan digunakan.

1. Kolam terpal

Kolam terpal

Kolam ini menjadi solusi yang tepat bagi pembudidaya yang memiliki modal bisnis terbatas karena harganya yang tergolong murah. Kolam terpal juga mudah dibongkar pasang sehingga mudah dipindahkan sesuai keinginan. Namun, risiko kebocoran dan kolam mudah roboh tetap ada, terutama jika ada kesalahan saat memasang kolam.

2. Kolam tanah

Kolam tanah

Membuat kolam budidaya menggunakan tanah juga tergolong murah dan dapat mempercepat pertumbuhan ikan nila lebih optimal. Kolam tanah menyerupai habitat asli ikan nila sehingga ikan dapat terhindar dari stres. Namun, kolam tanah dapat diserang oleh hama yang lebih besar dan dapat mempengaruhi pertumbuhan nila.

3. Kolam beton

Kolam beton

Kolam ini menjadi pilihan bagi pembudidaya yang memiliki modal yang cukup banyak untuk memulai budidaya ikan nila. Kolam ini dapat menjaga ikan dari serangan hama dan virus penyakit. Kolam beton juga tidak mudah rusak dan roboh. Namun, kolam beton memiliki kekurangan sulit diubah strukturnya dan sulit dipindahkan.

4. Kolam bioflok

Kolam bioflok

Kolam ini merupakan jenis kolam terbaru yang sedang populer. Kolam ini memanfaatkan teknologi bioflok untuk menghasilkan ikan nila yang berkualitas tinggi. Kolam ini cocok untuk pembudidaya yang ingin menghasilkan ikan nila dengan lebih efisien dan hemat biaya.

Baca juga : Inilah Jenis-jenis ikan air tawar secara umum dapat dibudidayakan

Dalam memilih jenis kolam yang tepat, penting untuk mempertimbangkan modal bisnis, kebutuhan air, serta risiko hama dan virus penyakit. Setelah memilih jenis kolam yang tepat, pembudidaya dapat mempersiapkan bibit nila berkualitas dan pakan bernutrisi untuk memperoleh hasil yang maksimal. Kami di agroqu menggunakan kolam beton, kolam terpal, kolam bioflok dan kolam tanah untuk mina padi.

k

Silakan tinggalkan komentar:

Artikel lainnya dari Agroqu:

Share This