Jenis Ikan yang Cocok Dibudidayakan Dengan Sistem Minapadi

Publish On September 7, 2022

Sistem-Minapadi

Istilah minapadi berasal dari Sansekerta yaitu mina yang berarti ikan. Mina padi dikenal sebagai cara pemeliharan ikan di sawah bersama dengan tanaman padi. Sawah merupakan tempat yang baik untuk memelihara ikan, karena di sawah terdapat jasad- jasad hewani dan nabati yang bisa langsung dimanfaatkan oleh ikan.
Sistem yang menggabungkan antara pemeliharaan padi dan ikan ini terbukti di berbagai tempat mampu meningkatkan pendapatan petani, karena produksi tanaman padi meningkat, pertumbuhan padi dan ikan terkontrol dengan baik, produktivitas berjalan efisien, serta mampu memenuhi kebutuhan protein hewani.
Budi daya ikan di sawah pada dasarnya sama seperti budidaya ikan dengan cara lain, yang membedakannya adalah pada saat penanaman, lama penanaman, serta kepadatan penebaran benih ikan. Dan agar mendapat hasil yang unggul, ikan ditebar sebaiknya memenuhi persyaratan berikut:

  • Warna tidak mencolok

Hal ini untuk menghindari hewan pemangsa sebab warna yang mencolok akan menarik perhatian hewan pemangsa. Sebaiknya hindari warna merah dan kuning keemasan. Paling baik adalah warna gelap.

  • Tahan hidup di air dangkal dan panas

Ketinggian air pada sistem minapadi biasanya sekitar 20-30 cm dan bersuhu tinggi. Oleh karena itu, harus dicari jenis ikan yang tahan terhadap dua kondisi tersebut agar pertumbuhan ikan tidak terganggu.

  • Dipilih dari induk unggul dan sehat

Apabila ikan yang ditebar berasal dari induk yang unggul dan sehat, maka diharapkan pertumbuhannya akan baik.

  • Disukai oleh masyarakat dan mempunyai harga jual yang memuaskan

Selain ikan mas, gurami dan nila, jenis ikan lainnya yang juga baik dibudidayakan dengan sistem ini yaitu ikan tambakan, mujair , dan nilem tetapi biasanya yang bagus untuk dibudidayakan untuk minapadi yaitu ikan mas dan ikan nila.
Adapun jenis ikan yang sering dibudidayakan oleh masyarakat dalam sistem minapadi ini adalah:

  1.Ikan Mas

Ikan mas termasuk golongan ikan yang aktif kalau dilihat dari sifat makan ikan tersebut, karena ikan mas dapat bergerak ke arah pakan dan dengan cepat pula menangkap pakan. Ikan mas lebih agresif bila dalam kepadatan tinggi. Meski agresif, tetapi bila sudah kenyang ikan mas akan masuk ke dalam air.
Perairan yang biasanya banyak ditempati gerombolan ikan mas adalah bagian sungai yang terlindungi pepohonan rindang atau pada tepi sungai dengan reruntuhan pohon yang tumbang.

  2.Ikan Nila

Ikan nila merupakan ikan yang memiliki banyak kelebihan, seperti rasanya yang gurih dan lezat, mudah berkembang biak, dan sangat toleran terhadap lingkungan. Satu hal yang membuat ikan nila sangat cocok dengan sistem minapadi ini adalah nilai tipe ikan yang tahan terhadap serangan penyakit.
Sebagai informasi, ikan nila berasal dari Sungai Nil dan danau-danau di sekitarnya. Sekarang ikan ini telah tersebar ke berbagai negara di lima benua yang beriklim tropis dan subtropis.
Bibit ikan nila didatangkan ke Indonesia secara resmi oleh Balai Penelitian Perikanan Air Tawar pada tahun 1969. Setelah melalui masa penelitian dan adaptasi, ikan ini disebarluaskan kepada seluruh pembudidaya ikan di Indonesia.

  3.Ikan Gurame

Ikan gurami merupakan ikan konsumsi kelas atas dengan harga jual yang tinggi. Pada pemeliharaan di sawah, ikan gurami membutuhkan suhu air berkisar – dengan ketinggian tempat sampai 800 m dpl. Makanan yang di senangi adalah insekta, udang-udangan, cacing. Pada dasarnya, ikan gurami memiliki pertumbuhan yang lambat.

Di antara 3 jenis ikan di atas, ikan Nila merupakan yang paling banyak dibudidaya dengan sistem ini karena Nila lebih tahan terhadap serangan berbagai penyakit dibanding ikan lain.

Dalam hal budidaya ikan dengan sistem minapadi, Agroqu sudah membuktikan di berbagai tempat bahwa sistem yang menggabungkan antara pemeliharaan padi dan ikan ini mampu meningkatkan pendapatan petani. Lebih dari itu, Agroqu juga melihat produksi tanaman padi lebih meningkat, pertumbuhan padi dan ikan terkontrol dengan baik, produktivitas berjalan efisien, serta mampu memenuhi kebutuhan protein hewani.

k

Silakan tinggalkan komentar:

Artikel lainnya dari Agroqu:

Share This