Strategi Digitalisasi Pelatihan Pertanian Berbasis Online

Publish On March 10, 2023

Strategi Digitalisasi Pelatihan Pertanian Berbasis Online

Dalam era digital yang semakin berkembang, digitalisasi di berbagai sektor kehidupan menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Begitu juga dengan sektor pertanian yang semakin hari semakin memanfaatkan teknologi. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah digitalisasi pelatihan pertanian. Berikut adalah strategi digitalisasi agroqu mengenai pelatihan pertanian berbasis online yang dapat diterapkan.

Menentukan Platform Digital yang Tepat

Pelatihan pertanian berbasis online membutuhkan platform digital yang tepat untuk dapat diakses oleh para peserta pelatihan. Ada banyak pilihan platform yang dapat digunakan, seperti website, aplikasi, atau media sosial. Namun, perlu dipertimbangkan juga kemampuan peserta pelatihan dalam mengakses platform tersebut, seperti ketersediaan internet dan perangkat yang dibutuhkan. Sebaiknya platform yang dipilih dapat diakses dengan mudah oleh semua peserta pelatihan, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.

Menyesuaikan Konten dengan Kebutuhan Petani

Pelatihan pertanian berbasis online harus menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan peserta pelatihan. Konten tersebut harus mudah dimengerti dan relevan dengan kondisi pertanian di daerah masing-masing. Misalnya, pelatihan tentang cara mengatasi hama dan penyakit tanaman yang umum terjadi di daerah tertentu.

Menerapkan Teknologi yang Tepat

Agar pelatihan pertanian berbasis online efektif, teknologi yang digunakan juga harus tepat. Teknologi yang digunakan harus dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif, seperti video tutorial, animasi, dan game. Teknologi juga dapat digunakan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan.

Melibatkan Ahli Pertanian

Pelatihan pertanian berbasis online harus melibatkan ahli pertanian dalam penyusunan materi dan pelaksanaan pelatihan. Dengan demikian, konten yang disajikan dapat dijamin kebenarannya dan sesuai dengan praktik pertanian yang benar.

Meningkatkan Partisipasi Petani

Agar pelatihan pertanian berbasis online efektif, partisipasi peserta pelatihan harus ditingkatkan. Caranya dapat dengan memberikan insentif bagi peserta pelatihan yang aktif mengikuti pelatihan, seperti voucher belanja atau bantuan benih gratis. Selain itu, pelatihan juga harus disesuaikan dengan waktu yang tepat agar peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan tanpa mengganggu aktivitas pertanian mereka.

Digitalisasi pelatihan pertanian berbasis online adalah langkah yang tepat dalam meningkatkan kualitas pertanian di Indonesia. Dengan menerapkan strategi yang tepat, diharapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peserta pelatihan Indonesia.

k

Silakan tinggalkan komentar:

Artikel lainnya dari Agroqu:

Share This