Bidang Agribisnis Menjadi Peluang Bisnis yang Menjanjikan di Era Pandemi

Publish On August 22, 2022

Peluang bisnis di bidang Agribisnis

Sejak pandemi melanda, orang-orang mulai membiasakan diri untuk melakukan berbagai hal dari dalam rumah mulai dari sekolah sampai urusan pekerjaan atau berbisnis. Bisnis dari rumah menjadi sebuah trend atau gaya hidup yang diyakini mampu memberikan keuntungan berlimpah layaknya menjalankan bisnis dari dalam kantor.

Dan salah satu sektor bisnis yang diyakini mampu bertahan di era pandemi adalah usaha di bidang agriculture atau agrobisnis. Secara pengertian, Agrobisnis adalah  bisnis berbasis usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir. Cakupan Agrobisnis tidak hanya dalam hal budidaya tanaman, tetapi juga melingkupi peternakan, perikanan, dan kehutanan.

Agrobisnis menjadi sektor bisnis yang bertahan di saat sektor usaha lain berjatuhan adalah dikarenakan produk-produk pertanian, kelautan dan perikan yang dihasilkan tetap menjadi bahan pangan utama yang selalu dicari konsumen. Selain itu, kandungan gizi yang terkandung di dalamnya juga dipercaya mampu meningkatkan imunitas tubuh.

Dan berikut ini adalah beberapa peluang usaha dalam bidang Agriculture yang sudah terbukti mampu mendulang keuntungan berlimpah, yaitu :

Budidaya Ikan Hias

Selain sebagai hewan peliharaan yang merupakan bagian dari dekorasi rumah, ikan hias juga ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi stress, meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki kualitas tidur, dan menurunkan tekanan darah.
Banyaknya manfaat yang diberikan memacu peningkatan kebutuhan pasar atas kehadiran ikan hias. Keadaan ini bisa menjadi peluang yang baik untuk memulai usaha di bidang Agrobisnis. Dengan modal yang tidak begitu besar dan perawatan yang mudah, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan momentum ini untuk memenuhi permintaan konsumen.

Bercocok Tanam Padi

Semua orang Indonesia pasti makan nasi, apapun lauknya. Maka dari itu, bisnis dibidang cocok tanam padi tidak akan lekang dan akan terus menguntungkan mengingat kebutuhannya sebagai makanan pokok di tanah air.
Walau membutuhkan lahan dan modal yang cukup besar, tetapi usaha di bidang ini juga menjanjikan keuntungan besar. Dalam satu tahun, bisa melakukan beberapa kali melakukan cocok tanam di sawah yang membuat penghasilan bertambah beberapa kali lipat juga.

Adapun jika kita tidak bisa menanam padi sendiri, bisa menanam komoditas lain atau menjadikan sawah tersebut sebagai investasi. Investasi sawah merupakan asset yang aman karena harganya selalu naik setiap tahun. Apalagi kalau sawah yang dimiliki juga sudah ada Sertifikat Hak Milik atau SHM.

Mencoba Aquaponic

Jika biasanya pengelolaan tanaman dan ikan dilakukan terpisah. Maka Aquaponic menggabungkan keduanya. Aquaponic merupakan system budidaya ikan (akuakultur) dan tanaman (hidroponik) bersama dalam sebuah ekosistem yang resirkulasi/saling menguntungkan yang menggunakan bakteri alami untuk mengubah kotoran & sisa pakan ikan menjadi nutrisi tanaman, dimana tanaman dan ikan bertumbuh bersama.

Aquaponic bisa dilakukan di lahan yang terbatas, seperti di rumah, kantor, kos-kosan, balkon, dan lain-lain. Sistem Aquaponic membuat masa panen bisa lebih cepat dibanding cara tradisional. Misalnya untuk tanaman kangkung, kalau dengan sistem tradisional mencapai 35-40 hari, sedangkan dengan sistem Aquaponic, tanaman kangkung bisa dipanen hanya 25-28 hari saja.

Dari pengalaman tersebut, sistem ini terbukti lebih efisien dibanding sistem lainnya baik dari jangka waktu panen ataupun peningkatan omzet penjualan. Hal ini membuat Aquaponic menjadi bisnis rumahan yang two in one alias ada dua keuntungan yang didapatkan melalui satu kegiatan, yaitu tanaman organik dan ikan air tawar yang bisa dikonsumsi dengan kualitas terbaik.

k

Silakan tinggalkan komentar:

Artikel lainnya dari Agroqu:

Share This